Kamis, 07 Juni 2012

Pendaki Gunung


Seorang pendaki gunung
berjalan terseok-seok menatap puncak
berselimutkan awan tebal

Perjalanannya tak mulus
kadang badai menerpa
hujan deras turun bak bom atom dari pesawat tempur

Sesekali ia lengah dan terperosok kedalam jurang
tebing curam nan licin
sungguh berat dirasainya

Pendaki gunung mesti hati-hati
meski jatuh bangkit lagi

Diperjalanan tak selalu bahagia
sekeliling banyak binatang mengintai langkah
menunggu saat tepat menerkam dan melumat
mentah-mentah

Pendaki gunung mesti yakin
puncak nan tinggi dapat digapai
meski tertatih
meski menghabisi masa
walau mati dan terkubur di lereng gunung

Yakinlah!
Pemenang sejati berjuang sampai mati.

Riedho Pamungkas, 08 Juni 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar